Jawaban Singkat
Harta yang diperoleh selama perkawinan adalah harta bersama (Pasal 35 UU 1/1974), sedangkan harta bawaan, hadiah, dan warisan tetap milik masing-masing. Bagi pasangan Muslim, janda atau duda cerai hidup masing-masing berhak seperdua kecuali perjanjian perkawinan menentukan lain (Pasal 97 KHI). Gugatan diajukan ke Pengadilan Agama bersama gugatan cerai atau sesudah putusan cerai berkekuatan hukum tetap (Pasal 86 UU 7/1989).
Fakta kunci
| Definisi harta bersama | Diperoleh selama perkawinan (Pasal 35 UU 1/1974) |
|---|---|
| Bagian cerai hidup (Muslim) | Masing-masing seperdua (Pasal 97 KHI) |
| Utang keluarga | Dibebankan pada harta bersama (Pasal 93 KHI) |
| Larangan menjual tanpa persetujuan | Pasal 92 KHI |
| Sita jaminan tanpa cerai | Pasal 95 KHI |
| Waktu menggugat | Bersama cerai atau setelah putusan cerai inkracht (Pasal 86 UU 7/1989) |

Harta gono-gini atau harta bersama adalah harta yang diperoleh selama perkawinan (Pasal 35 UU No. 1 Tahun 1974). Bagi pasangan Muslim, setelah cerai hidup masing-masing pada dasarnya berhak seperdua dari harta bersama, kecuali perjanjian perkawinan menentukan lain (Pasal 97 Kompilasi Hukum Islam). Pembagiannya dapat dituntut bersama gugatan cerai atau sesudah putusan cerai berkekuatan hukum tetap, dan harta bawaan, hadiah, serta warisan tidak ikut dibagi.
Pasangan mulai menjual atau menyembunyikan aset bersama? Bicarakan langkah pengamanan yang tepat dengan advokat hari ini — konsultasi online 30 menit, Rp120.000.
Apa yang termasuk harta bersama, dan apa yang tidak?
Pasal 35 UU Perkawinan membedakan dua jenis harta. Harta yang diperoleh selama perkawinan menjadi harta bersama, tanpa melihat atas nama siapa harta itu tercatat. Sebaliknya, harta bawaan masing-masing serta harta yang diperoleh sebagai hadiah atau warisan tetap di bawah penguasaan masing-masing, sepanjang para pihak tidak menentukan lain.
Menurut Pasal 91 KHI, harta bersama bisa berwujud (tanah, rumah, kendaraan, tabungan, saham) maupun tidak berwujud (hak dan kewajiban). Contoh yang sering muncul dalam sengketa: rumah KPR yang dicicil selama menikah, mobil atas nama salah satu pihak, tabungan dan deposito, usaha yang dibangun bersama, serta piutang.
- Termasuk: gaji yang ditabung selama menikah, rumah yang dibeli selama menikah walau atas nama suami saja, kendaraan, saham yang dibeli selama perkawinan.
- Tidak termasuk: rumah warisan dari orang tua salah satu pihak, perhiasan pemberian (hadiah) pribadi, tanah yang dimiliki sebelum menikah.
Bagaimana cara menghitung pembagiannya?
Bagi pasangan Muslim, titik tolaknya Pasal 97 KHI: janda atau duda cerai hidup masing-masing berhak seperdua dari harta bersama, sepanjang tidak ditentukan lain dalam perjanjian perkawinan. Langkah menghitungnya secara sederhana:
- Daftar seluruh aset yang diperoleh sejak tanggal akad nikah sampai perceraian.
- Pisahkan harta bawaan, hadiah, dan warisan, beserta buktinya.
- Kurangi utang untuk kepentingan keluarga. Pasal 93 KHI membebankan utang untuk kepentingan keluarga pada harta bersama, sedangkan utang pribadi suami atau istri dibebankan pada harta masing-masing.
- Bagi sisanya sesuai Pasal 97 KHI atau perjanjian perkawinan, bila ada.
Untuk pasangan non-Muslim, Pasal 37 UU Perkawinan menyatakan harta bersama diatur menurut hukumnya masing-masing, dan sengketanya diperiksa Pengadilan Negeri.
Kapan dan di mana pembagian harta bersama bisa digugat?
Bagi pasangan Muslim, sengketa harta bersama diajukan ke Pengadilan Agama (Pasal 88 KHI). Pasal 86 ayat (1) UU No. 7 Tahun 1989 membolehkan gugatan harta bersama diajukan bersama-sama dengan gugatan cerai atau sesudah putusan cerai berkekuatan hukum tetap. Untuk cerai talak, Pasal 66 ayat (5) memberi pilihan serupa. Bila ada pihak ketiga yang ikut mengklaim harta itu, perkara harta bersama ditunda sampai ada putusan pengadilan umum yang berkekuatan hukum tetap (Pasal 86 ayat (2)).
Sebagai gambaran, Direktori Putusan Mahkamah Agung mencatat puluhan putusan berklasifikasi harta bersama di satu pengadilan agama saja, misalnya PA Bekasi, sepanjang 2026 — jauh lebih sedikit dibanding perkara cerai. Banyak pasangan menyelesaikan pembagian dengan kesepakatan.
Sudah sepakat soal pembagian? Kesepakatan itu sebaiknya dituangkan dalam akta yang jelas agar dapat dilaksanakan: Akta Kesepakatan Perdamaian. Bila buntu dan harus digugat, ajukan perkara melalui halaman pendampingan perkara.
Bisakah mencegah pasangan menjual harta bersama?
Hukum melarang suami atau istri menjual atau memindahkan harta bersama tanpa persetujuan pihak lain (Pasal 92 KHI; lihat juga Pasal 36 ayat (1) UU Perkawinan). Bila salah satu pihak melakukan perbuatan yang merugikan dan membahayakan harta bersama, seperti judi, mabuk, atau boros, Pasal 95 KHI membolehkan pihak lain meminta Pengadilan Agama meletakkan sita jaminan atas harta bersama, bahkan tanpa gugatan cerai.
Langkah praktis
- Kumpulkan salinan bukti kepemilikan: sertifikat, AJB, BPKB, rekening koran, akta perusahaan.
- Catat tanggal perolehan setiap aset dibanding tanggal pernikahan.
- Cari perjanjian perkawinan, bila pernah dibuat.
- Dokumentasikan bila ada upaya memindahkan aset, misalnya iklan penjualan rumah.
- Pertimbangkan sita jaminan bersama kuasa hukum bila ada risiko nyata harta dialihkan.
- Coba musyawarah sebelum menggugat; pembagian yang disepakati lebih cepat dan murah.
Kesalahan yang sering terjadi
- Menganggap harta atas nama suami otomatis milik suami saja.
- Memasukkan rumah warisan atau hadiah sebagai harta bersama tanpa memeriksa asal-usulnya.
- Melupakan utang KPR atau kredit kendaraan saat menghitung.
- Mengosongkan rekening bersama sebelum perkara, yang justru memperburuk posisi di persidangan.
- Menyepakati pembagian secara lisan tanpa akta.
Dokumen yang perlu disiapkan
- Buku nikah dan, bila sudah bercerai, akta cerai atau putusan.
- Bukti kepemilikan dan tanggal perolehan setiap aset.
- Bukti utang bersama: perjanjian kredit dan jadwal cicilan.
- Perjanjian perkawinan, bila ada.
- Bukti asal harta bawaan, hadiah, atau warisan.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah istri yang tidak bekerja tetap berhak setengah?
Ya. Pasal 97 KHI tidak membedakan siapa yang mencari nafkah; janda atau duda cerai hidup masing-masing berhak seperdua, kecuali perjanjian perkawinan menentukan lain.
Berapa lama setelah cerai harta bersama masih bisa digugat?
Pasal 86 UU Peradilan Agama membolehkan gugatan diajukan sesudah putusan cerai berkekuatan hukum tetap, tanpa menyebut batas waktu tertentu. Namun makin lama ditunda, makin besar risiko aset berpindah tangan.
Rumah KPR yang belum lunas, bagaimana membaginya?
Nilai yang dibagi biasanya memperhitungkan cicilan yang sudah dibayar selama perkawinan dan sisa utangnya. Skemanya perlu dihitung bersama advokat atau kuasa hukum.
Perlukah lawyer untuk gugatan gono-gini?
Tidak wajib, tetapi sengketa harta melibatkan pembuktian asal-usul aset dan sering kali sita jaminan, sehingga pendampingan advokat membantu.
Penutup
Pembagian harta bersama paling mulus bila bukti lengkap dan kedua pihak mau duduk bersama. Baca juga alasan perceraian yang diakui hukum, prosedur cerai di PA Bekasi, dan komponen biaya pengacara perceraian.
Lindungi bagian Anda sebelum terlambat. Konsultasi online 30 menit (Rp120.000) atau jadwalkan pertemuan di kantor.
Informasi hukum umum, bukan nasihat hukum. Teks KHI di Pasal.id bersumber dari naskah Kementerian Agama dan ditandai belum terverifikasi terhadap sumber resmi.
Dasar hukum
- Pasal 35 UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan — baca teks pasal
- Pasal 36 UU No. 1 Tahun 1974 — baca teks pasal
- Pasal 37 UU No. 1 Tahun 1974 — baca teks pasal
- Pasal 88, 91, 92, 93, 95, 97 Kompilasi Hukum Islam — baca teks pasal
- Pasal 86 UU No. 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama — baca teks pasal
- Pasal 66 UU No. 7 Tahun 1989 — baca teks pasal
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah istri yang tidak bekerja tetap berhak setengah?
Ya; Pasal 97 KHI tidak membedakan siapa pencari nafkah, kecuali perjanjian perkawinan menentukan lain.
Berapa lama setelah cerai harta bersama masih bisa digugat?
Pasal 86 UU Peradilan Agama membolehkan setelah putusan cerai inkracht tanpa menyebut batas waktu, tetapi penundaan meningkatkan risiko aset berpindah.
Rumah KPR yang belum lunas, bagaimana membaginya?
Biasanya memperhitungkan cicilan yang dibayar selama perkawinan dan sisa utang; perlu dihitung bersama advokat.
Perlukah lawyer untuk gugatan gono-gini?
Tidak wajib, tetapi pembuktian asal-usul aset dan sita jaminan membuat pendampingan kuasa hukum membantu.
Artikel ini bersifat informasi umum dan bukan nasihat hukum atas kasus tertentu. Setiap perkara memiliki fakta berbeda; konsultasikan situasi Anda dengan advokat.



